Wabup Solsel Resmikan Asrama Putri Pesantren Bustanul Huda

"Wabup juga mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Huda terakhir kali"
Wabup Solsel H Abdul Rahman saat meresmikan asrama santri di pondok pesantren Bustanul Huda (Humas Kabupaten Solok Selatan)

SOLOK SELATAN, KLIKPOSITIF -- Wakil Bupati (Wabup) Solok Selatan (Solsel) H Abdul Rahman meresmikan asrama santri dan MCK pada Pondok Pesantren Bustanul Huda di jorong Malus, Nagari Lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solsel, Sumatera Barat, Selasa 25 Juni 17.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Solsel yang diwakili oleh H. Zulkifli serta beberapa jajaran Kepala OPD, Kabag Humas, Firdaus Firman, Wali Nagari dan Tokoh Masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Wabup juga mengapresiasi prestasi yang telah dicapai oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Huda terakhir kali saat santriwati ponpes itu berhasil mendapat juara 3 Nasional untuk Lomba Busana Muslim.

"Luar biasa prestasi dan keberhasilan yang telah diperoleh pesantren ini, tidak hanya prestasi di tingkat Provinsi dan Nasional tapi juga Internasional seperti adanya santri yang mendapat undangan untuk kuliah di Turki," ungkap Wabup.

Wabup mengatakan, sekolah di pesantren sudah menjadi pendidikan favorit dan jadi target utama bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya, ini menunjukkan bahwa umat islam sudah percaya dengan lembaga pendidikan kegamaan yang ada di daerahnya.

"Dulu ponpes jadi pilihan kedua, orang malu apabila anaknya sekolah di pesantren karena yang sekolah disana dianggap orang pinggiran, namun sekarang telah jadi pendidikan favorit dan jadi target utama dari orang tua. Ini menunjukkan bahwa umat islam sudah percaya dengan lembaga pendidikan pesantren,” ungkapnya.

Pada zaman sekarang, lanjut Wabup, telah menjadi kebanggaan dan harapan penduduk beragama Islam tentang bagaimana anaknya jadi hafiz Alquran. Oleh karena itu, ia juga berharap agar ponpes Bustanul Huda dapat menjadikan program Tahfiz Alquran sebagai program utama eksrakurikuler.

"Saya harapkan program tahfiz Alquran dapat dijadikan kegiatan ekstrakurikuler, karena sekarang santri sudah mondok di pesantren," ... Baca halaman selanjutnya