Deteksi Penyalahgunaan Narkoba, Pemko Solok Kembali Ambil Sampel Rambut Pelajar

"Ini merupakan salah satu bentuk antisipasi dini Pemko Solok terhadap kemungkinan terjerumusnya kalangan pelajar Kota Solok pada jurang narkoba."
Wawako Solok Reinier didampingi Kapolres Solok kota dan lainnya menggunting sampel rambut pelajar di SMA N 1 Kota Solok. (Humas dan Protokol Kota Solok)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Wakil Wali Kota (Wawako) Solok Reinier bersama unsur Forkompinda setempat kembali melakukan pengambilan sampel rambut pelajar. Hal itu dilakukan guna mendeteksi dini peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba terutama jenis Sabu di kalangan pelajar Kota Solok.

Pengambilan sampel rambut untuk kedua kalinya tesebut dilakukan secara simbolis di empat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Diantaranya SMA 1 Kota Solok, SMA 2 Kota Solok, SMK 1 Kota Solok dan SMK 2 Kota Solok. Sementara pelajar di sekolah lainnya dilakukan oleh pihak sekolah bersangkutan, namun khusus bagi kalangan pelajar SMP atau sederajat saja.

Pada kesempatan itu, Reinier mengatakan, pengambilan sampel rambut bagi pelajar ini sudah dilakukan untuk kedua kalinya, awalnya dulu dilakukan pada Desember 2016. Hal ini akan terus dilakukan setiap 4 bulan sekali.

"Ini merupakan salah satu bentuk antisipasi dini kita terhadap kemungkinan terjerumusnya kalangan pelajar Kota Solok pada jurang narkoba. Mari kita putus mata rantai peredaran narkoba bagi pelajar," ungkap Reinier di hadapaan Kapolres Solok Kota, Kejari Solok, Kasdim 0309 Solok dan lainnya, Kamarin, Kamis 20 April 2017.

Menurutnya, dengan adanya pengambilan sampel rambut rutin setiap empat bulan sekali ini, diyakini akan mampu mendeteksi pelajar yang nekat mengkonsumsi narkoba. Sebab melalui tes folikel rambut bisa dideteksi konsumsi narkoba dalam kurun waktu yang lebih panjang dibanding tes urine. Berbeda dengan tes urin yang hanya bisa mendeteksi penggunaan narkoba dalam kurun waktu lebih kurang 1 minggu saja. Melalui uji laboratorium rambut, bisa dideteksi penggunaan narkoba dalam kurun waktu beberapa bulan pasca konsumsi ... Baca halaman selanjutnya