Kodim Pasaman Gelar Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial

Dandim Pasaman, Letkol Arm. Cosmas Pramundhito.
Dandim Pasaman, Letkol Arm. Cosmas Pramundhito. (Istimewa)

PASAMAN,KLIKPOSITIF -- Komando Distrik Militer (Kodim) 0305 Pasaman, menggelar kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial tahun 2017 di Aula Makodim, Senin 13 Maret 2017. Kegiatan tersebut diikuti 70 orang peserta terdiri dari tokoh masyarakat Pasaman, Babinsa dan Danramil se-Pasaman.

"Pembinaan peta jarak jaring teritorial ini memiliki tujun untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang aman tentram serta dinamis. Terjaminnya rasa aman ini akan mampu memotivasi masyarakat untuk lebih giat dalam upaya pembangunan di segala bidang," tegas Dandim 0305 Pasaman, Letkol Arm. Cosmas Pramundhito pada KLIKPOSITIF.

Namun sebaliknya, lanjut Cosmas, bila masyarakat dicekam kekhawatiran dan kecemasan akan keamanannya, maka tidak mungkin pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik yang juga akan berpengaruh kepada pembangunan pertahanan negara.

Baca Juga

Menurut Dandim, penyelenggaraan kegiatan pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial sebagai wujud pembinaan mitra karibnya dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok TNI AD dalam melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama.

"Pembinaan teritorial dalam aplikasinya dilaksanakan dengan merekrut mitra karib dan binaan sebagai perpanjangan tangan aparat Komando Kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi di wilayahnya," sebutnya.

Dikatakannya, guna mendukung dan mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat, maka kita harus memiliki kemampuan memecahkan masalah, memiliki kemampuan mengayomi, memiliki kemampuan berkomunikasi, memiliki wawasan pengetahuan yang luas, serta senantiasa menjadi panutan dan suri tauladan.

Fungsi teritorial merupakan kekuatan pertahanan, sekaligus untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, menunjukkan TNI sebagai alat pertahanan negara mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara.

Selain itu, dalam kegiatan pembinaan teritorial perlu adanya tindakan antisipasi aparat kewilayahan termasuk Babinsa, untuk menghadapi berbagai kerawanan yang terjadi diwilayahnya. Dan meningkatkan pemahaman tentang pembinaan peta jarak jaring teritorial di Satuan Komando Kewilayahan, sehingga memperlancar kegiatan diteksi dini, cegah dini dan sistem lapor cepat, adapun sasarannya adalah meningkatkan kemampuan dalam pembinaan terhadap mitra karib, sehingga akan lebih berdaya guna dan lebih terarah dalam pembuatan peta jarak jaring teritorial di satuannya.

Peserta pembinaan jaring teritorial ini, terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat, alim ulama yang berkaitan dengan tugas-tugas kita diwilayah. "Mereka kita jadikan sebagai mitra kita diwilayah yang akan memberikan informasi apapun diwilayah itu sehingga akan mendukung tugas pokok dari Kodim itu sendiri," terangnya.

Melalui kegiatan ini, sasaran yang ingin terwujud yakni untuk meningkatkan deteksi dini tentang dinamika perkembangan situasi wilayah,

"Arah kegiatan sekaligus dalam membina silaturrahmi antara Kodim dan mitra Kodim, sehingga terbina komunikasi yang intens, ada permasalahan kita bisa saling berkomunikasi. Termasuk kita memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat," katanya.

Dengan kegiatan ini, ia berharap dapat mewujudkan suasana aman, tentram dan terlepas dari kekhawatiran serta ancaman. Kita harap masyarakat dapat secara bersama sama di wilayah masing-masing untuk saling bahu membahu bersama para Danramil dan Babinsa bekerja keras membangun mewujudkan kesejahteraan, kenyamanan dan rasa aman di masyarakat. (Khadijah)

[Man St Pambangun]

Penulis: Webtorial