Sawah Solok Menuju Wisata Edukasi Pertanian, Budaya dan Minat Khusus

Destinasi Wisata Sawah Solok.
Destinasi Wisata Sawah Solok. (KLIKPOSITIF/Syafriadi)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF -- Kota Solok adalah kota beras. Julukan ini sangat melekat kuat, seolah tak lekang oleh panas dan tak lapuk diterpa hujan. Bukan hanya digadang-gadang oleh masyarakat Solok saja, tapi sudah diakui secara Nasional. Sawah Solok yang berada di belakang kantor Balaikota Solok ini tak hanya sekedar areal pertanian, tapi, menyimpan potensi wisata.

Baru-baru ini, Pemko Solok mengencarkan "jualan" sisi wisata sawah Solok. Berbagai kegiatan diluncurkan guna bisa mendatangkan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Pemko Solok juga sudah membuat tulisan raksasa 'Sawah Solok' yang berada di tengah-tengah sawah Solok.

Jalan menuju ke tulisan Sawah Solok.

Tulisan berwarna merah setinggi lebih kurang 4 meter ini tampak jelas dari depan Kantor Pengadilan Negeri Solok. Tulisan yang dibuat dari besi ini memanjang dari utara ke selatan sepanjang lebih kurang 25 meter dengan 8 tiang besi penyangga. Tulisan Sawah Solok yang terbuat dari plat besi ini sontak menarik perhatian masyarakat.

Baca Juga

Adanya logo tersebut menarik masyarakat datang untuk melakukan swafoto. Tak hanya dari Solok saja, namun juga dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Para pengunjung tersebut mengaku sengaja datang ke Sawah Solok karena tertarik dengan wisata Sawah Solok tersebut.

Salah seorang pengunjung yang ditemui Klikpositif, Trisna Novita yang berasal dari Sijunjung mengaku datang ke Solok hanya untuk berwisata bersama rekannya, salah satu lokasi yang dipilih adalah sawah Solok. Menurutnya, Sawah Solok memiliki lokasi yang sangat bagus dengan pemandangan yang indah di sekeliling.

"Wisata ini juga sekaligus memberi pengetahuan kepada kita tentang bagaimana susahnya para petani menggarap sawahnya hingga bisa dinikmati. Sawah Solok ini adalah penghasil beras Solok yang terkenal itu," ucapnya.

Menurutnya, Pemko Solok harus membenahi jalan untuk bisa sampai di lokasi tulisan Sawah Solok tersebut. Karena, saat ini untuk bisa mencapai lokasi tulisan tersebut hanya bisa dilewati melalui jalur irigasi dari daerah Gawan. "Tadi lewat jalur irigasi depan pengadilan, terpaksa balik lagi, karena jalannya belum sampai kesini," ungkapnya.

Tak hanya anak muda yang tertarik datang kesini, namun juga kalangan orang tua, seperti rombongan ibu-ibu dari Jakarta yang mampir sambil pulang kampung ke Solok. "Baguslah sudah banyak perubahan di Solok. Kami sebagai perantau Solok bangga dengan perkembangan daerah saat ini," beber Elva, pengunjung lain.

Menurutnya, selama ini Kota Solok sudah dikenal sebagai Kota Beras. Tapi, inovasi ini akan semakin memperkenalkan potensi wisata Kota Solok hingga ke kancah Nasional bahkan Internasional. Dia juga berharap agar potensi wisata Sawah Solok lebih digarap lagi, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi orang untuk datang ke Solok.

Untuk bisa mencapai tulisan raksasa Sawah Solok hanya butuh waktu 15 menit dari arah Gawan dengan menempuh jarak lebih kurang 300 meter. Para pengunjung akan melewati jalur irigasi yang dikelilingi hamparan sawah. Sementara, di bagian selatan, tampak berdiri kokoh Gunung Talang yang ada di kabupaten Solok.

Sembari berjalan, juga terlihat aktivitas para petani yang sedang mengolah sawah. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk bisa lebih mengenal secara dekat bagaimana Bareh Solok diproduksi. Ke depan, Sawah Solok akan lebih mengarah untuk menjadi destinasi wisata edukasi pertanian, budaya dan minat khusus.

"Kita akan lengkapi fasilitas, terutama akses jalan agar lebih mudah untuk sampai di lokasi juga fasilitas lainnya untuk mendukung kunjungan masyarakat ke Sawah Solok seperti gazebo, tempat salat dan toilet," beber Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Jefrizal.

Pemko Solok juga akan terus fokus mengembangkan dan menarik kunjungan wisatawan ke Sawah Solok. Beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan lomba foto landscape Sawah Solok, Basikakeh Roda Basi dan masih banyak agenda kedepannya. "Fasilitas pendukung ini akan kita rampungkan tahun 2017, lebih cepat akan lebih baik," sebutnya.

Konsep pengembangan wisata Sawah Solok ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Pemko Solok. Bagaimana mengemas potensi wisata ini dengan baik, sehingga mendatangkan wisatawan yang secara otomatis akan berdampak meningkatkan perekonomian masyarakat.

[Syafriadi]

Penulis: Agusmanto | Editor: -